GIDO TAEKWONDO – Menjaga kesehatan tubuh tidak hanya tentang memilih jenis makanan apa yang dimakan, tetapi juga tentang bagaimana cara Anda mengonsumsinya. Kebanyakan orang secara tidak sadar sering melakukan kebiasaan yang buruk saat makan.
Lalu, apa saja sebenarnya kebiasaan makan buruk yang perlu dihindari, demi tubuh menjadi lebih sehat? Berikut adalah lima kebiasaan makan buruk yang perlu dihindari demi tubuh lebih sehat:
Makan Terburu-buru
Kebiasaan makan buruk yang pertama ialah makan secara terburu-buru. Memakan makanan secara terburu-buru, baik makanan ringan ataupun kecil mampu membuat otak terlambat menerima sinyal kenyang.
Melansir dari alodokter.com, tubuh setidaknya memerlukan waktu 20 menit, sejak awal makan untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak.
Hasilnya, selama 20 menit tersebut Anda akan makan lebih banyak, dari yang seharusnya karena belum kenyang. Selain itu, makan terburu-buru juga mampu meningkatkan penyakit asam lambung (GERD).
Oleh karena itu, cobalah fokus pada makanan yang sedang Anda makan. Lalu, makanlah sedikit demi sedikit serta kunyah makanan secara perlahan setidaknya 20-30 kali setiap suapan.
Emotional Eating
Kebiasaan makan buruk selanjutnya ialah emotional eating, yaitu kebiasaan makan yang muncul akibat dari emosi. Baik emosi positif atau negatif, keduanya mendorong Anda untuk makan meskipun sedang tidak lapar.
Dengan lata lain, emotional eating adalah kecenderungan untuk menyalurkan emosi yang tidak stabil dengan makan.
Akibatnya, kebanyakan orang akan mengalami kenaikan berat badan, serta mengalami kesusahan untuk menurunkannya.
Solusi dari kebiasaan yang buruk ini ialah mencoba untuk menyalurkan stres, atau emosi Anda pada hal atau media lain.
BACA JUGA: Hindari Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi Makanan Sehat Ini
Makan Secara Berlebihan
Makan secara berlebihan dengan porsi yang banyak adalah sebuah kebiasaan makan yang buruk. Akibat dari makan secara berlebihan ialah lonjakan berat badan yang meningkat secara drastis.
Kebiasaan ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti pekerjaan yang menumpuk sehingga waktu makan malam menjadi pelampiasan makan berlebihan.
Selain itu, mengonsumsi junk food ketika cheat day setelah diet ketat, hingga murni kelaparan juga bisa menjadi faktor terjadinya makan berlebihan.
Oleh karena itu, sebaiknya usahakan untuk mengisi perut secukupnya sebelum kelaparan. Bentuk kebiasaan untuk makan tepat waktu, atau mengatur porsi makan dengan seckupnya.
Adapun tips lainnya adalah menggunakan piring makan yang lebih kecil, agar porsi makan tidak berlebihan.
Makan Sesaat Sebelum Tidur
Langsung tidur setelah makan adalah kebiasaan buruk, yang dapat mengganggu sistem pencernaan dan memicu masalah kesehatan.
Melansir dari hellosehat.com, kebiasaan makan sesaat sebelum tidur dapat membuat Anda lebih cepat lapar di pagi hari. Hal ini menyebabkan sensitivitas tubuh terhadap insulin akan ikut menurun.
Selain itu, langsung tidur setelah makan dapat menyebabkan asam lambung naik, ke kerongkongan, dan memicu rasa panas di dada (heartburn).
Kemungkinan terburuknya, kombinasi dari penumpukan lemak dan gangguan lambung, dapat meningkatkan risiko penyakit seperti obesitas dan penyakit asam lambung (GERD).
Terdistraksi Saat Makan
Makan sambil melakukan aktivitas lain dapat menyebabkan hilangnya kontrol atas porsi makan. Fokus yang terbagi biasanya akan membuat Anda makan secara berlebihan.
Hal tersebut terjadi karena tubuh mengalami kesulitan, untuk mengenali sinyal kenyang akibat dari fokus yang terpecah.
Melansir dari halodoc.com, berbagai penelitian menunjukkan bahwa terdistraksi saat makan dapat menghilangkan kepuasan. Hal inilah yang membuat rasa lapar Anda tidak pernah habis.
Oleh sebab itu, cara termudah untuk mengatasinya, adalah dengan menghabiskan makanan tanpa distraksi lain.





