kualitas tidur

5 Tanda Anda Memiliki Kualitas Tidur yang Buruk

GIDO TAEKWONDO – Pernahkan Anda merasa mengantuk di siang hari walaupun sudah tidur panjang pada malam sebelumnya?

Terkadang durasi tidur yang lama tidak bisa menjamin Anda memiliki tidur yang berkualitas. Tidur bukan hanya sekadar memejamkan mata, tetapi tentang seberapa nyenyak tubuh Anda beristirahat.

Oleh karena itu, jika kualitas tidur buruk, maka tubuh akan memberikan tanda-tanda lewat aktivitas seharian Anda. Melansir dari ubiehealth.com, terdapat lima tanda anda memiliki kualitas tidur yang buruk antara lain:

Bangun dengan Perasaan Tidak Segar

Salah satu tanda Anda memiliki kualitas tidur buruk adalah bangun dengan keadaan yang lelah. Bahkan setelah tidur yang  seharusnya cukup sepanjang malam.

Selain itu, termasuk rasa linglung lebih dari 30-60 menit, kemudian kelopak mata terasa berat dan tubuh terasa seolah-olah hampir tidak tidur sama sekali.

Hal tersebut terjadi karena tidur yang terlalu dangkal atau tidur terfragmentasi (sering terbangun sebentar).

Beberapa solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga jadwal tidur yang konsisten, membuat rutinitas untuk bersantai, serta menjaga lingkungan kamar tetap nyaman dan tenang.

Kesulitan untuk Tetap Terjaga pada Siang Hari

Rasa kantuk berlebihan pada siang hari adalah ciri khas dari kualitas tidur yang buruk. Kondisi ini lebih dari sekadar merasa sedikit lelah, tetapi juga dapat memperlambat waktu respon dan penilaian Anda.

Tanda-tanda yang bisa dilihat adalah kesulitan fokus saat melakukan tugas sederhana, merasa ngantuk berlebihan saat beraktivitas, dan sangat bergantung pada kafein agar bisa beraktivitas.

Untuk mengatasi kualitas tidur yang buruk, aktif bergerak, membatasi tidur siang terlalu lama, kemudian mendapatkan paparan sinar matahari pagi bisa menjadi solusi.  

BACA JUGA: Pola Tidur yang Baik: Fondasi Tubuh Sehat dan Bugar

Kesusahan Untuk Terlelap atau Tetap Tidur

Kesulitan untuk terlelap atau susah tidur adalah tanda dari kualitas tidur yang buruk.

Ciri-ciri yang bisa dijumpai ialah butuh waktu lebih dari 30 menit untuk tidur, serta terbangun beberapa kali hingga kesulitan untuk bisa tidur kembali.

Cara untuk memperbaiki hal tersebut adalah dengan membatasi tempat tidur khusus untuk tidur, bukan tempat menonton tv atau bermain hp. Kemudian batasi paparan sinar biru saat malam dan mengelola stres.

Suasana Hati Terganggu

Kualitas tidur yang buruk dan suasana hati saling berkaitan erat. Faktanya, gangguan tidur merupakan gejala sekaligus faktor gangguan kecemasan dan depresi.

Bahkan, ketika Anda satu malam saja kekurangan tidur, kemampuan mengontrol emosi juga bisa langsung menurun.

Ciri-ciri orang yang memiliki kualitas tidur buruk yang dapat dikenali, adalah mudah tersinggung, motivasi rendah, mengalami mood swing dan lebih mudah kewalahan.

Untuk memperbaiki hal tersebut, lakukan relaksasi seperti melatih pernapasan dalam, kemudian meluangkan waktu untuk bersantai, serta berbicara dengan profesional jika dibutuhkan. 

Sering Mengalami Gangguan Kesehatan

Tidur merupakan aktivitas yang sangat penting bagi fungsi kekebalan tubuh. Selama fase deep sleep, tubuh akan melepaskan protein yang membantu melawan infeksi dan peradangan.

Jika Anda merasa tubuh sering drop dan mudah lelah, masalah tidur mungkin bisa menjadi penyebabnya.

Beberapa ciri-ciri yang sering dijumpai pada orang berkualitas tidur buruk, adalah rentan terhadap flu dan infeksi. Kemudian efek lainnya adalah pemulihan penyakit yang lamban, serta tingkat peradangan yang tinggi.

Upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasinya ialah, olahraga secara rutin, mengindari makanan berat sebelum tidur, dan menargetkan untuk tidur selama tujuh hingga sembilan jam tiap malam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *