GIDO TAEKWONDO – Peran kedua orang tua dalam tumbuh kembang anak memang sangat besar, terutama bagaimana karakter seorang anak terbentuk nantinya.
Tetapi, tidak semua anak berkesempatan untuk tumbuh dalam rumah tangga yang utuh, atau salah satu orang tua terpisah jarak secara fisik.
Kebanyakan, seorang ayah yang dituntut untuk bekerja ke luar kota, demi mencukupi kesejahteraan ekonomi keluarga. Kondisi tersebut menciptakan tantangan dalam hubungan berkeluarga.
Dengan begitu, terdapat beberapa cara agar ayah merasa tetap dekat meski jauh. Melansir dari combiphar.com, berikut adalah lima tips untuk ayah yang bekerja di luar kota:
Membangun Rutinitas Komunikasi
Berkat kemajuan teknologi kini komunikasi jarak jauh semakin mudah, salah satu contohnya adalah video call. Dengan cara ini, ayah bisa memaksimalkan kualitas interaksi dengan keluarga.
Saat berinteraksi dengan anak, hindari gaya bertanya yang bersifat menginterogasi. Ketika interaksi dilakukan hanya satu arah, anak akan memiliki kecenderungan untuk menutup diri.
Melansir dari haibunda.com, Ruth C.White PhD, MPH, MSW, mengungkapkan kunci utama untuk membangun ikatan emosional saat terpisah jarak jauh adalah dengan komunikasi terbuka.
Memajang Foto Ayah
Saat ayah bekerja di luar kota dalam waktu lama, ibu dapat menaruh foto ayah di berbagai area rumah. Ibu bisa mengenalkan sosok di foto tersebut sebagai sang ayah kepada anak.
Melansir dari pelangiinsani.com, metode memasang foto ayah di rumah sangat efektif bagi anak kecil yang daya ingatnya masih kuat.
Selain itu, jangan lupa untuk mengabadikan momen bersama saat ayah pulang ke rumah. Lalu, ayah bisa membuat album foto sebagai kenang-kenangan yang bisa dilihat anak kapan saja.
BACA JUGA: 6 Tips untuk Ayah Terlibat Aktif dalam Perkembangan Anak
Menetapkan Jadwal Pulang
Pastikan untuk menjadwalkan kepulangan secara rutin, kepastian tanggal ayah pulang akan menjadi momen paling dinanti dan membahagiakan bagi seluruh anggota keluarga
Selain itu, kehadiran fisik seorang ayah yang dipastikan secara konsisten, bisa membuat anak tidak kehilangan figur ayah sebagai pelindung dan pembuat keputusan dalam hidup mereka.
Kehadiran secara nyata ini mampu mencegah berbagai dampak buruk fatherless atau kelaparan figur ayah (father hunger).
Menyiapkan Kejutan
Berikan kejutan kecil saat pulang ke rumah, merupakan langkah yang efektif untuk memperkuat ikatan emosional dengan anak.
Kejutan tersebut bisa berupa makanan favorit atau barang yang diinginkan atau disukai anak. Kejutan kecil seperti itu akan membuat anak merasa sangat dicintai dan diprioritaskan oleh ayahnya.
Karena bagi anak-anak, buah tangan bukan sekadar tentang soal materi atau harga, tetapi bentuk kasih sayang.
Fokus untuk Quality Time
Jadikan momen pulang ke rumah sebagai waktu khusus bersama keluarga tanpa interupsi pekerjaan. Hal ini merupakan faktor utama dalam membangun quality time.
Pusatkan seluruh perhatian dan pikiran ayah untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama anak dan istri.
Ketika ayah melepaskan beban pekerjaan di rumah, anak akan merasakan kehadirannya secara penuh dan nyata. Hal tersebut juga bisa menjadi obat penawar rindu setelah berpisah sekian lama.
Oleh: Robi Andika
Source:

