GIDO TAEKWONDO – Menjaga kesehatan ginjal adalah salah satu kunci utama, dalam mewujudkan kualitas hidup yang optimal.
Pada dasarnya, ginjal bertugas sebagai organ penyaring alami tubuh, sehingga apa pun yang dikonsumsi tubuh akan mempengaruhi kinerja ginjal.
Oleh karena itu, mengatur pola makan atau diet ramah ginjal, menjadi langkah pencegahan sekaligus penanganan yang sangat krusial.
Melansir dari cnbcindonesia.com, macam-macam makanan sehat yang ramah ginjal antara lain:
Ikan Salmon
Bagi penderita penyakit ginjal, asupan protein perlu dibatasi agar ginjal tidak bekerja terlalu keras.
Salah satu pilihan protein terbaik adalah ikan salmon, karena bebas dari garam tambahan yang biasa ada pada makanan olahan pabrik.
Kandungan omega-3 di dalam ikan salmon mampu meredakan peradangan kronis, serta menghambat penurunan fungsi ginjal.
Jumlah konsumsi ikan salmon yang dianjurkan adalah tiga sampai empat ons per porsi.
Kembang Kol
Sayuran ini kaya akan serat dan vitamin C, namun memiliki kandungan kalium yang rendah sehingga aman bagi darah.
Melansir dari healthline.com, kembang kol dapat menjadi pengganti kentang tumbuk (mashed potato), karena kentang biasa terlalu tinggi kalium bagi penderita ginjal.
Selain itu, senyawa sulfofrafan di dalam kembang kol, juga berfungsi untuk mengaktifkan protein yang melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Oleh karena itu, mengonsumsi kembang kol sangat efektif untuk menjaga fungsi ginjal, tanpa mengorbankan kecukupan nutrisi tubuh.
Paprika Merah
Paprika merah adalah pilihan aman untuk ginjal, karena sangat rendah kalium tetapi kaya akan asam folat serta vitamin A, C, dan B6.
Ditambah lagi, kandungan likopen di dalam paprika merah bertindak sebagai antioksidan, yang mampu menekan risiko penyakit ginjal kronis dan kanker ginjal.
Selain itu, likopen juga berfungsi melindungi organ ginjal dari efek samping penggunaan obat medis tertentu seperti cisplatin.
Bawang Putih dan Rempah-rempah
Mengurangi asupan garam sangat penting dilakukan, untuk mengontrol tekanan darah agar tidak merusak ginjal.
Sebagai solusinya, ahli nerfologi dari The Centers for Kidney Care, Dr.Stefanie Diaz, menganjurkan pemakaian bawang putih dan rempah rempah segar.
Bawang putih sendiri memiliki kandungan allicin, yang efektif bertindak sebagai zat anti-inflamasi (anti-peradangan).
Sementara itu, penggunaan rempah alami seperti rosemary, thyme, oregano, dan peterseli, mampu meningkatkan cita rasa makanan tanpa harus menambahkan garam.
BACA JUGA: 5 Bahan Makanan Jepang yang Mampu Memperpanjang Usia
Minyak Zaitun
Kesehatan jantung dan ginjal memiliki kaitan yang sangat erat. Sebagai sumber lemak tak jenuh tunggal yang bebas fosfor, minyak zaitun dapat digunakan untuk menggantikan mentega atau margarin.
Langkah ini efektif untuk meredakan peradangan, mencegah gangguan kardiovaskular, sekaligus menurunkan risiko penyakit ginjal.
Melansir dari kidney.org, minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggal, yang baik untuk memperbaiki kolesterol dan jantung.
Minyak ini juga sangat sehat untuk ginjal, karena satu sendok makannya mengandung kurang dari satu miligram natrium, kurang dari satu miligram kalium, dan nol miligram fosfor.
Anggur
Buah anggur kaya akan kandungan flavonoid, dan resveratrol yang baik untuk tubuh. Asupan resveratrol terbukti mampu memperbaiki fungsi dinding pembuluh darah, pada penderita diabetes dan ginjal kronis.
Bahkan, buah ini memiliki kadar air yang tinggi untuk hidrasi tubuh, serta secara alami rendah kalium.
Melansir dari halodoc.com, buah anggur merah ada pilihan yang tepat bagi kesehatan ginjal, karena sama sekali tidak mengandung natrium dan memiliki kadar fosfor yang rendah.
Blueberry
Blueberry adalah salah satu buah yang aman, untuk dikonsumsi penderita gangguan ginjal. Pasalnya, blueberry kaya akan antosianin, yaitu antioksidan kuat yang melindungi sel ginjal dari peradangan dan stres oksidatif.
Selain kadar kalium, fosfor, dan natriumnya rendah, kandungan serat dalam blueberry juga efektif menjaga keseimbangan bakteri usus yang berguna bagi penderita ginjal.
Melansir dari kidney.org, satu porsi setengah cangkir blueberry mengandung kalium di bawah 150 mg, yang menjadikannya pilihan buah rendah kalium.
Apel
Apel adalah buah yang bergizi baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Buah ini rendah kalium dan kaya serat, terutama pada bagian kulitnya.
Selain itu kandungan polifenol, vitamin, dan antioksidan dalam apel, efektif meredakan stres oksidatif serta peradangan.
Konsumsi apel secara rutin terbukti mampu menurunkan risiko penyakit ginjal, serta meningkatkan imun antioksidan pada pasien yang rutin cuci darah.

