GIDO TAEKWONDO – Bagi sebagian orang, malam hari adalah waktu yang produktif untuk bekerja, atau justru hanya bersantai menikmati waktu luang. Namun, kebiasaan begadang sebenarnya memiliki efek negatif bagi tubuh.
Bukan hanya membuat sering ngantuk dan sulit fokus di pagi hari, tetapi begadang juga bisa mengacaukan fungsi organ dalam secara perlahan.
Maka dari itu, berikut adalah beberapa dampak negatif begadang yang perlu diketahui, agar pola tidur tetap terjaga dan tubuh tetap sehat.
Melansir dari alodokter.com, terdapat lima efek negatif begadang bagi kesehatan tubuh diantaranya adalah:
Berat Badan Bertambah
Sering begadang berpotensi besar meningkatkan berat badan yang berujung pada obesitas. Kurang tidur mengakibatkan terganggunya sistem metabolisme dalam tubuh.
Selain itu, tubuh yang kekurangan tidur akan cenderung lebih cepat merasa lapar karena kelelahan, yang akhirnya mengakibatkan pola makan yang tidak baik.
Oleh karena itu, memperbaiki jam tidur malam merupakan langkah krusial, demi menjaga berat badan tetap ideal agar tubuh tetap sehat.
Mempercepat Proses Penuaan Kulit
Begadang meningkatkan produksi hormon kortisol yang merusak kolagen pengencang kulit. Akibatnya, wajah menjadi kering, kusam dan kehilangan elastisitasnya.
Melansir dari int.livhospital.com, kekurangan tidur mengakibatkan tingkat hidrasi kulit menurun dan elastisitasnya memburuk.
Selain itu, begadang juga dapat melemahkan lapisan pelindung kulit, yang mengakibatkan kulit menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap stresor lingkungan.
BACA JUGA: Pola Tidur yang Baik: Fondasi Tubuh Sehat dan Bugar
Melemahnya Kinerja Otak
Kebiasaan sering begadang dan juga kualitas tidur yang buruk, dapat meningkatkan resiko gangguan kinerja otak. Dampaknya adalah kesulitan untuk berkonsentrasi dan sulit untuk berpikir jernih.
Saat tidur, otak akan melakukan pembaruan sel-sel saraf yang penting untuk menjaga ketajaman berpikir, fokus dan memori.
Sebaliknya, begadang akan mempercepat kerusakan sel otak dan memperlambat proses pemulihan, sehingga kinerja otak akan menurun serta menyebabkan susah berkonsentrasi dan mudah lupa.
Meningkatkan Potensi Terkena Kanker
Kebiasaan begadang mampu meningkatkan potensi terkena kanker. Berbagai studi mengungkapkan bahwa pekerja shift malam, memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap kanker.
Melansir dari tempo.co, menurut Sobhan Gaddameedhi, profesor dari North Carolina State University, akibat tingginya kasus kanker pada pekerja shift malam, World Health Organization menetapkannya sebagai aktivitas karsinogenik.
Meski pemicu utamanya masih diteliti, kondisi ini diduga kuat dikarenakan oleh tingkat stress tinggi, serta kerusakan pada sel-sel tubuh akibat kurang istirahat.
Melemahnya Daya Tahan Tubuh
Tidur kurang dari 6 jam dapat menurunkan daya tahan tubuh, membuat tubuh mudah terserang penyakit dan memperlambat masa pemulihan.
Melansir dari klikdokter.com, begadang dapat menurunkan produksi sitokin pelindung tubuh, serta andtibodi dan sel-sel yang berfungsi melawan infeksi menjadi tidak aktif.
Oleh karena itu, pastikan untuk mencukupi waktu istirahat minimal 7 jam setiap hari.

