Poomsae Chuncheon

Cetak Rekor Peserta , Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae Chuncheon 2026 Digelar

GIDO TAEKWONDO – Edisi ke-14 Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae, akan diselenggarakan pada 16-20 September di Air Dome, Songam Sports Town, Chuncheon, Korea.

Ajang Chuncheon 2026 ini, menandai tonggak sejarah penting bagi olahraga bela diri yang terus berkembang di seluruh dunia ini.

Sebab, jumlah partisipan dalam perlombaan ini melampaui jumlah peserta di tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menjadikan kompetisi ini memecahkan rekor sepanjang sejarah taekwondo dunia.

Jumlah Peserta Terbanyak dalam Sejarah

Menyusul kesuksesan edisi 2024 di Hong Kong, Tiongkok, yang mencatatkan rekor jumlah peserta, kali ini terjadi peningkatan lebih lanjut pada jumlah atlet yang bertanding di Chuncheon.

Sebanyak 1.411 atlet dari 83 negara, ditambah Taekwondo Refugee Team, telah mendaftar untuk kejuaraan edisi ke-14 ini.

Chuncheon 2026 menandai penyelenggaraan kejuaraan edisi ke-14, yang mempertandingkan 42 nomor perebutan medali dalam format Recognised, Freestyle, Individu, Berpasangan, dan Beregu.

Sebelumnya, Korea menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae edisi perdana di Seoul pada tahun 2006. Serta menyelenggarakannya kembali di Incheon pada 2007 dan Goyang pada 2022, pertama sejak Covid-19.

BACA JUGA: Sejarah Baru, Virtual Taekwondo Resmi Dipertandingkan di Asian Games 2026

Nama-nama Baru Ikut Berpartisipasi

Kejuaraan ini menjadi bergengsi bukan hanya dari jumlah pesertanya saja, tetapi juga karena nama-nama yang baru di dunia Taekwondo dunia.

Di antara para peserta terdapat Diego Di Mattia yang akan turun di nomor Individu Putra U-30. Partisipasinya menjadikan ia atlet pertama yang mewakili Vatikan dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh World Taekwondo.

Taekwondo Refugee Team diperkuat oleh Marwah Almahmoud Alsheikh dari Kamp Pengungsi Azraq di Yordania. Ia akan bertanding di kategori Kadet Putri dan baru saja meraih medali pada turnamen bergengsi Kim & Liù di Roma. Selain itu, Belal Eed dari Kamp Pengungsi Zaatari akan berkompetisi di kategori Individu Putra U-30.

Edisi Kejuaraan Poomsae yang Bersejarah

Presiden World Taekwondo, Dr. Chungwon Choue menyebut Chuncheon 2026 akan menjadi edisi bersejarah bagi Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae.

Ia mengaku sangat senang karena kejuaraan ini dapat kembali diselenggarakan di Korea.

“Pertumbuhan ini merupakan bukti betapa pesatnya perkembangan Poomsae serta kekuatannya dalam menyatukan orang-orang dari berbagai penjuru dunia,” ujar Dr. Chungwon Choue.

Bersamaan dengan kompetisi tersebut, rapat luar biasa Dewan World Taekwondo akan diselenggarakan pada tanggal 15 September, sementara kegiatan Jalan Santai Perdamaian (Peace Walk) akan berlangsung pada tanggal 17 September

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *