langkah mencegah bullying

Bagaimana Langkah Mencegah Bullying pada Anak, Ini Penjelasannya

GIDO TAEKWONDO – Mengetahui langkah mencegah bullying atau perundungan adalah kemampuan yang harus dimiliki orang tua, untuk menjaga keselamatan dan masa depan anaknya.

Akhir-akhir ini, kasus bullying kian marak di berbagai tempat, seperti sekolah ataupun lingkungan main anak. Hal ini seharusnya membuat orang tua semakin sadar dan hati-hati akan bahannya.

Orang tua, warga sekolah, dan orang dewasa lainnya wajib memiliki peran dalam mencegah bullying. Melansir dari stopbullying.gov, berikut adalah beberapa langkah mencegah bullying agar anak tidak menjadi korban bullying.

Bantu Anak Memahami Bullying

Cobalah untuk mengenalkan anak, dengan bullying dan bagaimana cara menghadapinya dengan aman. Beri mereka pemahaman bahwa perundungan tidak dapat diterima. Lalu, pastikan anak tahu cara mendapatkan bantuan.

Anak-anak yang tahu apa itu perundungan dapat lebih mudah mengidentifikasinya. Mereka dapat berbicara tentang perundungan jika itu terjadi pada mereka atau orang lain.

Diskusikan Cara Menghadapi Bullying

Anak-anak perlu mengetahui cara untuk melawan perundungan dengan aman dan bagaimana mendapatkan bantuan.

Dorong anak untuk berbicara dengan orang dewasa yang mereka percayai, jika mereka dirundung atau melihat orang lain dirundung.

Orang dewasa dapat memberikan kenyamanan, dukungan, dan nasihat, meskipun mereka tidak dapat menyelesaikan masalah secara langsung. Lalu, dorong anak untuk melaporkan perundungan jika itu terjadi.

Diskusikan tentang cara melawan anak yang melakukan bullying. Berikan mereka tips, seperti menggunakan humor dan mengatakan “berhenti” secara langsung dan percaya diri. Bicarakan tentang apa yang harus dilakukan jika tindakan tersebut tidak berhasil, seperti menjauh.

Bicarakan tentang strategi untuk tetap aman, seperti tetap berada di dekat orang dewasa atau kelompok anak-anak lain. Dorong mereka untuk membantu anak-anak yang dirundung dengan menunjukkan kebaikan atau mendapatkan bantuan.

BACA JUGA: 6 Peran Penting Orang Tua di Setiap Tahap Perkembangan Anak

Menyediakan Komunikasi yang Terbuka

Seringlah berkomunikasi dengan anak dan yang lebih penting adalah dengarkan mereka. Kenali teman-teman mereka, tanyakan tentang sekolah, dan pahami kekhawatiran mereka.

Penelitian menunjukkan bahwa anak sangat membutuhkan nasihat dan bantuan dari orang tua atau pengasuh mereka dalam mengambil keputusan sulit.

Meluangkan waktu 15 menit sehari untuk berbicara, dapat meyakinkan anak bahwa mereka dapat berbicara dengan orang tua mereka, jika memiliki masalah.

Mulailah obrolan dengan keseharian dan perasaan mereka, seperti tentang siapa teman sebangkunya, bagaimana harinya, apa yang ia kuasai atau apa yang mereka sukai tentang diri mereka.

Kemudian, bicarakan tentang bullying secara langsung . Ini adalah langkah penting mengetahui apakah bullying berpengaruh pada kehidupannya. Tidak ada jawaban yang benar atau salah, tetapi penting untuk mendorong anak untuk menjawabnya dengan jujur.

Yakinkan anak-anak, bahwa mereka tidak sendirian dalam mengatasi masalah apa pun yang muncul. Selain otang tua, guru dan warga sekolah juga harus hadir dan berpartisipasi aktif dalam mencegah bullying.

Dorong Anak Menyalurkan Hobi

Bantu anak-anak untuk berpartisipasi dalam aktivitas, minat, dan hobi yang mereka sukai. Kegiatan ini memberi anak-anak kesempatan untuk bersenang-senang dan bertemu orang lain dengan minat yang sama.

Ketika menggeluti hobi mereka, kepercayaan diri anak dapat meningkatkan. Hal ini dapat membantu anak untuk berteman, dan melindungi diri mereka dari bullying.

Jadilah Contoh dalam Memperlakukan Orang Lain

Anak belajar dan meniru tindakan orang dewasa di sekitarnya. Dengan memperlakukan orang lain dengan baik dan penuh rasa hormat, orang dewasa menunjukkan kepada anak bahwa tidak ada toleransi pada bullying.

Walaupun tampaknya anak tidak memperhatikan, sebenarnya mereka mengamati bagaimana orang dewasa mengelola stres dan konflik, serta bagaimana mereka memperlakukan teman, kolega, dan keluarga mereka.

Kesimpulan

Bullying pada anak dapat dicegah dengan peran aktif orang tua dan lingkungan sekitar.

Membekali anak dengan pemahaman tentang bullying, mengajarkan cara menghadapi perundungan secara aman, serta membuka komunikasi yang hangat menjadi langkah penting dalam perlindungan anak.

Selain itu, dukungan emosional, penyaluran hobi, dan contoh perilaku positif dari orang dewasa membantu anak membangun rasa percaya diri dan keberanian.

Dengan kerja sama antara orang tua, sekolah, dan masyarakat, anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari bullying.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *